Pages

Solusi Kilat Mengatasi Software Rusak

Apa yang harus Anda lakukan ketika Anda mengetahui bahwa software yang hendak Anda pergunakan tidak dapat berfungsi. Banyak cara yang sudah Anda lakukan, tetapi cara-cara tersebut tidak dapat menyelesaikan masalah Anda. Jengkel bukan? Padahal, sebenarnya tidak semua software membuat kesalahan. Ada beberapa aplikasi yang memang diprogram dengan buruk, sehingga memblokir sistem atau software lain. Lalu, bagaimana mengatasi masalah seperti ini? Berikut ini akan kami berikan tips untuk mengatasi software yang rusak.



PERTOLONGAN PERATAMA PADA SOFTWARE CRASH

Yang harus dilakukan ketika terjadi software crash adalah

  • analisis crash secara detail. Apabila sebuah aplikasi tidak dapat bereaksi, aktifkan WhatIsHang. tools ini akan menganalisis, apakah masalahnya terletak pada interface, system, atau software. Apakah program hang dalam sebuah looping tanpa akhir, atau apakah software 32 bit yang tidak kompatibel dengan driver 64 bit. Program yang crash ditampilkan pada window atas. Dengan menekan tombol [F9], detailnya ditampilkan di bagian bawahnya. Pada bagian "Remarks", tampak kesalahan yang menyebabkan crash. Di bawah "String" serta "Modules Found in The Stack" tools menampilkan daftar perintah atau program library yang berkontribusi terjadinya crash. Dari laporan crash dapat diketahui, apakah programnya yang bekerja tidak benar. Apabila demikian, dibutuhkan installer baru atau update. Anda dapat mengetahui format file mana yang tidak boleh Anda buka dengan program tersebut.
  • Membunuh proses secara efektif. Apabila sebuah program sering crash, ada baiknya Anda mencoba AppCrashView. Tools ini menganalisis laporan kesalahan Windows dan menampilkan semua crash yang telah terjadi. Klik "Process File" untuk melihat program-program mana saja yang sering crash di dalam sistem. Selanjutnya, gunakan tools ProcessKO. Tools ini akan memulai secara otomatis dalam taskbar. Sebenarnya tools ini ditujukan bagi programmer yang ingin menguji software buatannya sendiri. Oleh karena itu, pengguna diizinkan membuat "Favorites" untuk proses yang dihentikan, yang selanjutnya dapat dimatikan dengan mudah melalui sebuah tombol. Dengan AppCrashView Anda dapat mengetahui proses mana yang dapat dimasukkan ke dalam "Favorites". Jalankan program yang rentan dan load ke dalam ProcessKO melalui "Favorites | Add" le dalam window utama. Kini cukup sebuah klik kanan pada icon program untuk menghentikan proses.

MENONAKTIFKAN PROGRAM YANG LAMBAT DAN TIDAK STABIL

Apabila sebuah program hang dalam sebuah looping tanpa akhir, seringkali mengesalkan bukan? Terlebih, jika Windows pun terseret sehingga PC berjalan lambat. Lalu apa yang haris dilakukan?

  • Merampingkan sistem. Terlalu banyak routine Autorun sangat menghambat start Windows. terutama, software komersial yang seringkali mengaitkan diri pada proses boot, seperti software Apple iTunes dan Adobe Reader. Para penghambat boot ini ditampilkan oleh Startup Booster begitu Anda membuka tools ini. Entri-entri Java, QuickTime, iTunes atau Adobe Reader dapat Anda hapus tanpa risiko karena modul-modul ini hanya mencari update yang tersedia. Untuk membantu Anda dalam menghapus, gunakan Secunia Personal Software Inspector.
  • Menangani system-crash. Terkadang, sebuah program mampu menarik seluruh sistem sehingga crash. Sering sistem tidak bereaksi, bahkan Task manager pun mogok kerja. Biasanya hal ini disebabkan oleh beberapa program yang melakukan proses hitung intensif pada saat yang sama dengan prioritas tertinggi. Untuk mengatasi hal ini, tools AntiFreeze membentuk garis pertahanan terakhir sebelum tombol Reset. Setelah proses install, tools ini menyediakan sebuah sebuah Task Manager sendiri. Apabila Anda menampilkannya dengan kombinasi tombol [Ctrl]+[Alt]+[Pos1] dan tombol Windows, ia akan menghentikan semua proses yang berlangsung. Tandai program yang mengganggu dan tekan "End Process", akhiri AntiFreeze, dan semua proses lainnya akan melanjutkan pekerjaan. Apabila sebuah driver yang mengalami crash, AntiFreeze tidak berdaya. Hanya restart solusinya dan carilah driver mana yang menyebabkan masalah. Untuk mengatasinya, tersedia tools yang tepat bernama BlueScreenView. Tools ini akan menganalisis image crash yang dibuat Windows saat crash. Setelah restart, ia menampilkan program, tandai "Dump File" di atas dan dibawah "Options | Lower Pane Mode", dan pilih "All Drives". Dalam window bawah tampak semua driver yang di-load saat crash terjadi. yang ditandai merah adalah penyebab crash. Uninstall driver tersebut dan gantilah dengan drive yang stabil.

Berhubung pembahasannya masih cukup panjang, maka artikel ini disambung dengan artikel selanjutnya. Jadi tunggu pembahasan selanjutnya ya....

Sumber: CHIP

0 komentar:

Posting Komentar

Project Website dan SEO